Postingan

Menampilkan postingan dengan label my life stories

Beradaptasi di Tanah Rantau

Masih ingat dulu awalnya tidak diizinkan oleh orang tua untuk kuliah di Universitas Indonesia. Alasannya karena tidak ada saudara di Jakarta. Orang tua masih khawatir melepas anak perempuannya sendirian di tanah rantau yang cukup jauh. Dengan berbagai   pertimbangan akhirnya awal semester dua kelas tiga SMA, orang tua mengizinkan untuk mendaftar di Universitas Indonesia. Alhamdulillah pada bulan Mei 2011 Allah mengabulkan doa-doa kami. Saya adalah tipe orang yang akan berkembang jika diberi tantangan. Selain itu, lebih suka learning by doing. Lebih baik gagal daripada tidak pernah mencoba. Terima kasih orang tua yang telah memberi restu merantau agar saya dapat belajar banyak hal. Awal merantau saya bersyukur mempunyai keluarga pengganti di tanah rantau. Teman-teman dari Kebumen yang sering menemani hari-hari di asrama. Saya jarang sekali merasakan homesick. Di kampus saya juga berteman dengan siapa saja mulai dari anak nongkrong Kansas, anak mushola, anak organisasi, dan lai...

Ikut International Conference?

Gambar
Sebelumnya yang dimaksud International Conferece dalam tulisan ini yang berjenis academic conference . Calon peserta conference mengirimkan paper hasil penelitiannya untuk dipresentasikan dalam conference ini. Paper direview oleh akedemisi yang berkompeten di bidangnya. Jika lolos review, maka bisa mempresentasikan papernya. Dalam International conference, paper maupun presentasi disampaikan dalam bahasa Inggris Pesertanya pun bisa dari berbagai negara. Tempat penyelenggaraannya bisa di Indonesia maupun luar negeri. Dalam dua tahun belakangan saya sudah menulis enam paper untuk enam conference. Oya, terdapat peraturan jika satu paper sudah dipublikasikan di conference maka tidak boleh dipublikasikan di conference lainnya. Jika double publikasi maka melanggar kode etik dan tergolong plagiarisme. Dari keenam conference, empat di antaranya saya yang mewakili presentasi. Masih tergolong newbie, semoga lebih banyak kesempatan di masa mendatang ya 😊 (Bersama mahasiswa pasca dan dos...

Tentang Pulang

Gambar
Kenapa sering pulang beberapa bulan ini? Sejak tahun 2013, kedua putri mereka sama-sama merantau untuk menuntut ilmu. Jarak yang cukup jauh ditambah kesibukan di kampus membuat kami jarang bisa pulang ke rumah. Terkadang liburan panjang pun tidak bisa lama-lama di rumah. Di rumah hanya tinggal orang tua berdua. Ibu bilang rumah terasa sepi jika siang hari. Bapak baru pulang kerja pukul 6 sore. Selesai kuliah, ada kesempatan untuk freelance beberapa saat. Aku ambil kesempatan itu, tidak peduli sementara dengan pertanyaan orang. Kerja dimana? Dipikiranku yang penting tidak merepotkan orang tua. Aku masih bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Aku tahu tidak akan pernah bisa membalas pengorbanan mereka. Bukan uang yang membuat mereka bahagia. Beberapa bulan ini aku sempatkan waktu untuk pulang. Membawa hadiah juga banyak cerita. Menebus sedikit kerinduan selama bertahun-tahun. Meminta ridho mereka untuk perjalananku selanjutnya. Bukankah ridho Allah terletak pada ridho orang t...

Bahagia

Gambar
Bahagiamu ada di tanganmu Jangan letakkan kebahagianmu di tangan orang lain Karena manusia bisa saja meninggalkan Bisa saja mengecewakan Ucapkan terima kasih pada dirimu Terima kasih telah berjuang Kita tahu hidup tak selamanya datar Bisa saja menerbangkanmu ke awan Bisa saja menukik turun dengan tajam Jangan lupa diri ketika di atas Jangan lupa berdiri lagi ketika di bawah Dear diriku sendiri, Jangan lupakan senyummu Ingat kamu pernah sebahagia foto ini Bukanlah Tuhanmu begitu menyayangimu? Bahagialah sekarang dan seterusnya

Anak Kebumen Banget

Kalau liat riwayat pendidikan selama sekolah dasar, ada tiga sekolah tempat aku belajar. Bukan karena bandel jadi pindah-pindah sekolah loh ya. Tapi karena dulu masih ngontrak jadi pindah-pindah rumah dan mengikuti tempat kerja orang tua juga. Kelas 1 SD, masa masih sangat polos tapi kerjaannya suka main bareng temen-temen. Dulu aku sekolah di SD Negeri 1 Gumawang, Kuwarasan. Di sini lingkungannya masih pedesaan banget. Masih ngerasain main di sungai dan di sawah. Temen-temennya baik-baik banget seinget aku. Dulu kalau pulang sekolah inget guru suka ngasih pertanyaan, siapa yang bisa jawab boleh pulang duluan. Sedih banget cuma satu tahun sekolah di sini karena harus mendadak pindah waktu kenaikan kelas dua. Kelas dua mendadak jadi anak baru di SD Negeri 5 Kutosari, Kebumen. Kenapa mendadak? Karena malamnya baru pindah rumah, paginya langsung masuk sekolah. Bahkan nggak tahu sekolahnya dimana. Untung ada tetangga yang baik hati jemput buat berangkat sekolah bareng. Hari itu a...

24 tahun

Alhamdulillah. Ya Allah, terima kasih atas kesempatan 24 tahun menjalani hidup. Mohon maaf jika masih banyak khilaf dalam diri ini. Memoriku berusaha mengulang kejadian-kejadian di masa kecil. Bersyukur Allah menakdirkan aku dilahirkan di keluarga yang penuh kasih sayang.  Orang tuaku mengajarkan kesederhanaan sejak kecil. Masa kecilku jauh dari kata mewah. Mereka mengajarkan bahwa bahagia itu sederhana. Karena mereka, aku bisa bilang hidupku bahagia. Aku kurang setuju dengan kata cerdas, beruntung mungkin lebih tepat. Beruntung mempunyai orang tua yang sangat mendukung pendidikanku. Perempuan juga berhak untuk menuntut pendidikan setinggi mungkin. Tujuannya bukan hanya untuk karir namun bagaimana ia dapat bermanfaat bagi orang banyak nantinya.  Pendidikan untuk seorang perempuan juga bukan hanya untuk dirinya tapi untuk lelaki yang didampinginya dan anak-anak yang dilahirkan dari rahimnya. Ayah mengingatkan untuk tetap mengingat kewajibanku. Di umur 24 tahun...

Nekat Akhirnya Suka Beneran

Terima kasih untuk Bapak Ibu yang telah percaya pada pilihanku Kata Bapak jika dirangkum mungkin begini “Apapun yang kamu pilih yang penting kamu harus mau bekerja keras. Jalan ini mungkin akan sunyi. Belajarlah dan beri manfaat pada orang lain. Hidup ini seperti menjadi bekal untuk pulang” Oke, setelah tulisan sebelumnya bahas tentang pilihan S2, sekarang gue pengen iseng nulis adaptasi studi lintas keilmuan. Sebenernya nulis ini gara-gara lagi lelah dengan revisi proposal tesis. Ah, andai nulis tesis selancar nulis curhatan ini. Haha. Buat yang kadang tanya gimana kuliahnya (cie, mau banget ditanya ya Ras) , semoga tulisan ini agak menjawab ya. Awal masuk kuliah, untungnya ada matrikulasi dulu sebanyak 6 pertemuan (eh atau 7 ya, maafkan agak lupa). Nah, materi matrikulasi ini semacam pengantar sebelum kuliah yang sebenarnya. Karena ga semua mahasiswa itu studi S1nya linier dengan S2nya. Salah satu contohnya gue. Ada juga anak hukum, akuntansi, pertanian, dan lain-lain. Matrik...

Sekilas Cerita Menuju Sarjana

Gambar
Awalnya saya tidak berniat masuk Universitas Indonesia. Kampus di wilayah Yogyakarta atau Jawa Tengah menjadi pilihan saya. Orang tua awalnya juga tidak mendukung untuk kuliah terlalu jauh. Namun, setelah berkenalan dengan beberapa mahasiswa UI dan mengobrol mengenai hal-hal yang akan dipelajari di tanah rantau sana, saya kembali berpikir untuk memilih Universitas Indonesia menjadi pilihan studi saya. Setelah mendapat restu orang tua, saya memberanikan diri memilih Universitas di SNMPTN Undangan 2011. Saya memilih program studi Jepang Universitas Indonesia sebagai pilihan pertama. Kenapa Program Studi Jepang? Saya mendapat pelajaran bahasa Jepang selama dua tahun di SMA sehingga Ayah saya merekomendasikan jurusan tersebut. Beliau menolak saya mengambil jurusan yang berhubungan dengan ekonomi karena mainsteam katanya. Selain itu, saya juga kagum dengan budaya dan etos kerja orang Jepang. Alhamdulillah, saya diterima di Program Studi Jepang melalui SNMPTN Undangan 2011. Perjuangan sel...